Selasa, 16 Juni 2015

ETIKA, PROFESI TEKNOLOGI INFOMASI DAN ETIKA PROFESI TI



1.    Pengertian etika, profesi, teknologi informasi, dan etika profesi TI
A.    Etika
     Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk. Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku.
B.     Profesi
   Profesi merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya. Biasanya sebutan “profesi” selalu dikaitkan dengan pekerjaan atau jabatan yang dipegang oleh seseorang, akan tetapi tidak semua pekerjaan atau jabatan dapat disebut profesi karena profesi menuntut keahlian para pemangkunya. Hal ini mengandung arti bahwa suatu pekerjaan atau jabatan yang disebut profesi tidak dapat dipegang oleh sembarang orang, akan tetapi memerlukan suatu persiapan melalui pendidikan dan pelatihan yang dikembangkan khusus untuk itu. Pekerjaan tidak sama dengan profesi. Istilah yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam adalah sebuah profesi sudah pasti menjadi sebuah pekerjaan, namun sebuah pekerjaan belum tentu menjadi sebuah profesi. Profesi memiliki mekanisme serta aturan yang harus dipenuhi sebagai suatu ketentuan, sedangkan kebalikannya, pekerjaan tidak memiliki aturan yang rumit seperti itu. Hal inilah yang harus diluruskan di masyarakat, karena hampir semua orang menganggap bahwa pekerjaan dan profesi adalah sama.
C. Teknologi Informasi
Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).
Dalam konteks bisnis, Information Technology Association of America menjelaskan Pengolahan, penyimpanan dan penyebaran vokal, informasi bergambar, teks dan numerik oleh mikroelektronika berbasis kombinasi komputasi dan telekomunikasi. Istilah dalam pengertian modern pertama kali muncul dalam sebuah artikel 1958 yang diterbitkan dalam Harvard Business Review, di mana penulis Leavitt dan Whisler berkomentar bahwa "teknologi baru belum memiliki nama tunggal yang didirikan. Kita akan menyebutnya teknologi informasi (TI). ". Beberapa bidang modern dan muncul teknologi informasi adalah generasi berikutnya teknologi web, bioinformatika, ''Cloud Computing'', sistem informasi global, Skala besar basis pengetahuan dan lain-lain.
D. Etika profesi TI
Teknologi, informasi dan komunikasi bisa menjadi pilar - pilar pembangunan nasional yang bisa mengadaptasi di setiap permasalahan bangsa sebagai contoh menyerap tenaga kerja baru, mencerdaskan kehidupan bangsa dan sebagai alat pemersatu bangsa. Dalam mengaplikasikan ilmunya atau menjalankan profesi IT bukan mudah dan bukan tidak sukar, yang terpenting adalah kita mampu menempatkan diri pada posisi yang benar. Profesi IT dianggap orang lain adalah profesi khusus karena keahlian yang ia miliki maka dari itu kita bisa menentukan tapi dengan ikatan yang jelas.
Profesi IT juga bisa dianggap sebagai 2 mata pisau, bagaimana yang tajam bisa menjadikan IT lebih berguna untuk kemaslahatan umat dan mata lainnya bisa menjadikan IT ini menjadi bencana sosial, bencana ekonomi maupun krisis kebudayaan yang saat ini sering terjadi yaitu pembuatan website porno, seorang hacker melakukan pengacakan rekening sebuah bank dan melakukan kebohongan dengan content - content tertentu, dan lain - lain.
Kita juga harus bisa menyikapi dengan keadaan teknologi, informasi dan komunikasi saat ini dengan arus besar data yang bisa kita dapat dengan perhitungan per detik ataupun dengan kesederhanaan teknologi kita bisa melakukan pekerjaan kita menjadi praktis, tapi kita hasrus melakukan pembenahan terhadap teknologi sebagai inovasi untuk meringankan maupun memberantas resiko kejamnya teknologi itu sendiri. Dengan membangun semangat kemoralan dan sadar akan etika sebagai orang yang ahli di bidang IT. Tentu saja diharapkan etika profesi semakin dijunjung ketika jenjang pendidikan kita berlatar IT makin tinggi. Sedangkan kehalian di lapangan meningkat seiring banyaknya latihan dan pengalaman.
Pada kesempatan saat ini, bagaimana kita bisa menegakan etika profesi seorang teknokrat (Sebutan bagi orang yang bekerja di bidang IT) dan bagaimana kita bisa menjadi seorang teknokrat yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kita harus bisa memberikan inovasi - inovasi pemikiran, gagasan produktif dan aksi nyata untuk perkembangan IT kedepan. Bukan tak mungkin IT akan menjadi hal yang sistematis dalam perkembangan bangsa kedepan dalam memajukan kehidupan berbangsa maupun bernegara.
2.    Ciri-ciri professional di bidang TI
Ciri-ciri profesionalisme di bidang IT yaitu harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi di bidang TI, memiliki pengetahuan yang luas, tanggap terhadap masalah client, faham thd isyu-isyu etis serta tata nilai kilen-nya, mampu bekerja sama dan melakukan pendekatan multidispliner, bekerja dibawah disiplin etika dan mampu mengambil keputusan didasarkan kepada kode etik, bila dihadapkan pada situasi dimana pengambilan keputusan berakibat luas terhadap masyarakat.
3.    Jenis ancaman dan kasus cyber
Unauthorized Access to Computer System and Service
“Pelaku” dari tipe kejahatan ini masuk atau menyusup ke dalam sistem Jaringan komputer “korban”. “Pelaku” masuk tanpa ijin sama sekali dari pemilik atau Sistem tersebut. Setelah mereka masuk ke dalam sistem Jaringan “Korban”, “pelaku” biasanya menyabotase (mengganti atau mengubah data) atau melakukan pencurian data dari Jarinagn yang mereka masukin. Tapi tidak sedikit juga “pelaku” yang cuma melihat-lihat ke dalam Sistem tersebut atau hanya untuk mencari kelemahan dari Sistem Jaringan Tersebut ( Setelah mereka mengetahui kelemahan Sistem tersebut, mereka langsung menghubungi Admin Sistem tersebut untuk mengganti keamanan Sistem mereka).
Illegal Contents
“Pelaku” dari tipe kejahatan ini melekukan kejahatan dengan cara mengganti dan menambah data yang tidak seharusnya kedalam sistem tersebut. Biasanya berita yang mereka masukan tidak sesuai dengan kenyataan. Mereka kadang juga memasukan berita bohong atau fitnah, hal-hal yang pornografi atau pemuatan suatu informasi yang tidak sesuai dengan keadaan Sistem tersebut.
Data Forgery
“Pelaku” kejahatan ini biasanya melakukan kejahatan dengan memalsukan data-data dokumen penting yang terdapat dalam sistem yang mereka susupi. Data-data penting yang mereka palsukan dibuat sebagai scriptless melalui jaringan Internet.
Cyber Espionage
“Pelaku” kejahatan ini memanfaatkan Jaringan Internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain atau saingannya. “Pelaku” masuk ke dalam Sistem “Korban”, kemudian melihat atau meng-copy data yang terhadap di dalam Sistem sang “korban”
Cyber Sabotage and Extortion
“Pelaku” dalam kejahatan ini melakukan kejahatannya dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data yang terdapat dalam sistem yang disusupin oleh “pelaku” melalui program komputer atau jaringan komputer yang terhubung oleh internet. “Pelaku” biasanya menyusupkan logic bomb, virus komputer atau program komputer yang jika dibuka akan mentrigger virus atau file perusak tersebut.
Jika suatu program atau data yang ada di sistem terkena virus, maka program atau data tersebut tidak akan berjalan sebagaimana mestinya.
Offense against Intellectual Property
“Pelaku” kejahatan ini mengincar terhadap hak atas kekayaan intelektual yang dimiliki oleh “korban”. “Pelaku” biasanya meniru atau menyiarkan sesuatu yang sebenarnya sudah lebih dulu dilakukan oleh orang lain.
Infringements of Privacy
“Pelaku” dalam kejahatan ini biasanya melakukan kejahatannya dengan cara mengambil data pribadi seseorang yang tersimpan secara computerized, yang apabila dilakukan akan merugikan materiil maupun immateriil. Kejahatan seperti ini biasanya mengincar nomor kartu kredit, nomor PIN ATM, ataupun data kesehatan dari “korban”.

Contoh Kasus Computer Crime atau Cyber Crime
Deface
Istilah ini biasa disebut Membajak Situs Web bagi orang awam. Cyber crime biasa melakukan pergantian halaman web yang dimasuki. Pembajakan ini dilakukan dengan menembus lubang keamanan yang terdapat di dalam web tersebut.
Pencurian Kartu Kredit
Cyber crime adalah kejahatan yang paling merugikan “korban”. Karena “pelaku” kejahatan dari cyber crime ini biasanya mencuri data kartu kredit “korban” dan memakai isi dari kartu kredit “korban” untuk kepentingan pribadi “korban”.
Virus
Kejahatan ini dilakukan dengan cara memasukan virus melalui E-mail. Setelah E-mail yang dikirim dibuka oleh “korban” maka virus itu akan menyebar ke dalam komputer dari sang “korban” yang menyebabkan sistem dari komputer korban akan rusak.


Sumber:
http://alfianmuzaki.blogspot.com/2014/10/pengertian-etika-profesi-etika-profesi.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi
http://nillafauzy.blogspot.com/2013/03/pengertian-etika-profesi-dan-ciri-khas.html
https://slametridwan.wordpress.com/ciri-ciri-profesionalisme-di-bidang-it-dan-kode-etik-profesional-yang-harus-dipunyai-oleh-seorang-it/

http://nurfaizinbenny.blogspot.com/2013/04/jenis-jenis-ancaman-threats-melalui-it.html

Selasa, 06 Januari 2015

MARGA DAN TUTUR DALAM ADAT KARO

1. Marga
Suku Karo memiliki sistem kemasyarakatan atau adat yang dikenal dengan nama merga silima, tutur siwaluh, dan rakut sitelu. Masyarakat Karo mempunyai sistem marga (klan). Marga atau dalam bahasa Karo disebut merga tersebut disebut untuk laki-laki, sedangkan untuk perempuan yang disebut beru. Merga atau beru ini disandang di belakang nama seseorang. Merga dalam masyarakat Karo terdiri dari lima kelompok, yang disebut dengan merga silima, yang berarti marga yang lima. Kelima merga tersebut adalah:

Karo-karo
Tarigan
Ginting
Sembiring
Perangin-angin

Kelima merga ini masih mempunyai submerga masing-masing. Setiap orang Karo mempunyai salah satu dari merga tersebut. Merga diperoleh secara otomatis dari ayah. Merga ayah juga merga anak. Orang yang mempunyai merga atau beru yang sama, dianggap bersaudara dalam arti mempunyai nenek moyang yang sama. Kalau laki-laki bermarga sama, maka mereka disebut bersenina, demikian juga antara perempuan dengan perempuan yang mempunyai beru sama, maka mereka disebut juga bersenina. Namun antara seorang laki-laki dengan perempuan yang bermerga sama, mereka disebut erturang, sehingga dilarang melakukan perkawinan, kecuali pada merga Sembiring dan Peranginangin ada yang dapat menikah di antara mereka.

2. Rakut Sitelu
Hal lain yang penting dalam susunan masyarakat Karo adalah rakut sitelu atau daliken sitelu (artinya secara metaforik adalah tungku nan tiga), yang berarti ikatan yang tiga. Arti rakut sitelu tersebut adalah sangkep nggeluh (kelengkapan hidup) bagi orang Karo. Kelengkapan yang dimaksud adalah lembaga sosial yang terdapat dalam masyarakat Karo yang terdiri dari tiga kelompok, yaitu:

kalimbubu,  dapat didefinisikan sebagai keluarga pemberi isteri
anak beru, keluarga yang mengambil atau menerima isteri
senina, keluarga satu galur keturunan merga atau keluarga inti.

3. Tutur siwaluh
adalah konsep kekerabatan masyarakat Karo, yang berhubungan dengan penuturan, yaitu terdiri dari delapan golongan. Dalam pelaksanaan upacara adat, tutur siwaluh ini masih dapat dibagi lagi dalam kelompok-kelompok lebih khusus sesuai dengan keperluan dalam pelaksanaan upacara yang dilaksanakan, yaitu sebagai berikut:

puang kalimbubu, adalah kalimbubu dari kalimbubu seseorang
kalimbubu, adalah kelompok pemberi isteri kepada keluarga tertentu, kalimbubu ini dapat dikelompokkan lagi menjadi:
(a) Kalimbubu bena-bena atau kalimbubu tua, yaitu kelompok pemberiisteri kepada kelompok                tertentu yang dianggap sebagai kelompok pemberi isteri adal dari keluarga tersebut. Misalnya A                  bermerga Sembiring bere-bere Tarigan, maka Tarigan adalah kalimbubu Si A. Jika A mempunyai                  anak, maka merga Tarigan adalah kalimbubu bena-bena/kalimbubu tua dari anak A. Jadi                  kalimbubu bena-bena atau kalimbubu tua adalah kalimbubu dari ayah kandung

(b) Kalimbubu simada dareh. adalah berasal dari ibu kandung seseorang. Kalimbubu simada dareh adalah saudara laki-laki dari ibu kandung seseorang. Disebut kalimbubu simada dareh karena merekalah yang dianggap mempunyai darah, karena dianggap darah merekalah yang terdapat dalam diri keponakannya.

(c) Kalimbubu iperdemui, berarti kalimbubu yang dijadikan kalimbubu oleh karena seseorang mengawini putri dari satu keluarga untuk pertama kalinya. Jadi seseorang itu menjadi kalimbubu adalah berdasarkan perkawinan.
senina, yaitu mereka yang bersadara karena mempunyai merga dan submerga yang sama.
sembuyak,  secara harfiah se artinya satu dan mbuyak artinya kandungan, jadi artinya adalah orang-orang yang lahir dari kandungan atau rahim yang sama. Namun dalam masyarakat Karo istilah ini digunakan untuk senina yang berlainan submerga juga, dalam bahasa Karo disebut sindauh ipedeher (yang jauh menjadi dekat).
senina sipemeren,  yaitu orang-orang yang ibu-ibu mereka bersaudara kandung. Bagian ini didukung lagi oleh pihak siparibanen, yaitu orang-orang yang mempunyai isteri yang bersaudara.
senina sepengalon atau Sendalanen, yaitu orang yang bersaudara karena mempunyai anak-anak yang memperisteri dari beru yang sama.
anak beru, berarti pihak yang mengambil isteri dari suatu keluarga tertentu untuk diperistri. Anak beru dapat terjadi secara langsung karena mengawini wanita keluarga tertentu, dan secara tidak langsung melalui perantaraan orang lain, seperti anak beru menteri dan anak beru singikuri.Anak beru ini terdiri lagi atas:
(a)  anak beru tua, adalah anak beru dalam satu keluarga turun temurun. Paling tidak tiga generasi                    telah mengambil isteri dari keluarga tertentu (kalimbubunya). Anak beru tua adalah anak beru yang utama, karena tanpa kehadirannya dalam suatu upacara adat yang dibuat oleh pihak kalimbubunya, maka upacara tersebut tidak dapat dimulai. Anak beru tua juga berfungsi sebagai anak beru singerana (sebagai pembicara), karena fungsinya dalam upacara adat sebagai pembicara dan pemimpin keluarga dalam keluarga kalimbubu dalam konteks upacara adat.

(b)  Anak beru cekoh baka tutup, yaitu anak beru yang secara langsung dapat mengetahui segala sesuatu di dalam keluarga kalimbubunya. Anak beru sekoh baka tutup adalah anak saudara perempuan dari seorang kepala keluarga. Misalnya Si A seorang laki-laki, mempunyai saudara perempuan Si B, maka anak Si B adalah anak beru cekoh baka tutup dari Si A. Dalam panggilan sehari-hari anak beru disebut juga bere-bere mama.

anak beru menteri, yaitu anak berunya anak beru. Asal kata menteri adalah dari kata minteri yang berarti meluruskan. Jadi anak beru minteri mempunyai pengertian yang lebih luas sebagai petunjuk, mengawasi serta membantu tugas kalimbubunya dalam suatu kewajiban dalam upacara adat. Ada pula yang disebut anak beru singkuri, yaitu anak berunya anak beru menteri. Anak beru ini mempersiapkan hidangan dalam konteks upacara adat.

INDONESIAKU

Indonesia adalah sebuah negara yang besar dan banyak memiliki potensi. Keberagaman hayati dan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang berupa barang tambang dan mineral telah dimiliki sejak dulu. Segala aspek kehidupan sosial kemasyarakatannya seperti adat istiadat dan budaya yang sangat beragam juga menjadi ciri khas dari bangsa ini. Sehingga dari itu semua maka negara dan bangsa ini mendapatkan perhatian khusus dari negara-negara lain di dunia.

Sejak dahulu kala Nusantara (sekarang Indonesia) telah terkenal dengan berbagai macam kehebatan dan keunikannya. Ini dapat dilihat dengan berdirinya sebuah candi Borobudur yang tiada lain adalah candi Budha terbesar yang ada di dunia. Dengan arsitektur yang unik dan sangat rumit sehingga secara arkeologis tetap dinobatkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Selain itu, salah satu ciri sebuah masyarakat yang memiliki peradaban yang maju adalah dimana mereka telah memiliki aksara (tulisan). Dan untuk Indonesia sendiri maka setiap kerajaan yang berpengaruh luas di zamannya jelas telah memiliki jenis aksaranya sendiri, seperti adanya aksara Jawa Kuno (Ha, Na, Ca. Ra, Ka, Pa, Da, Ja, Ya, Nya, Ma, Ga, Ba, Ta, Nga) yang tersebar khususnya pada kerajaan-kerajaan di jawa dan negara-negara jajahannya. Di kerajaan Bali, Batak, Bugis juga telah memiliki aksaranya sendiri. Sehingga dari bukti adanya aksara/tulisan itu maka jelas sekali menunjukkan bahwa bangsa Indonesia sejak dahulu kala adalah sebuah bangsa yang pintar dan maju.

Sejak dulu Indonesia juga telah terkenal dengan banyak berdirinya kerajaan-kerajaan yang menunjukkan bahwa bangsa ini telah maju dalam hal pemikiran dan peradabannya. Ini pun dapat dibuktikan dengan berdirinya beberapa kerajaan besar seperti Kutai Kertanegara, Kediri, Singosari, Majapahit, Sriwijaya, Pajajaran, Jambi dan Demak yang di zamannya telah memiliki pengaruh yang sangat luas dalam beberapa hal. Contohnya saja Majapahit yang mempunyai pengaruh kuat dalam hal kebudayaan, teknologi, pendidikan, militer dan perekonomian di seluruh Asia Tenggara. Bahkan kemasyurannya pun terkenal hingga ke daratan India, Cina bahkan Eropa.

Sriwijaya sendiri, di zaman kejayaannya juga telah terkenal hingga ke daratan Cina dan India. Dalam satu catatan kuno di Cina ada sebuah laporan yang dibuat oleh seorang pendeta dari Tiongkok yang bernama I Ching di tahun 671 M. Pada saat berkunjungan kesana selama 6 bulan ia menerangkan bahwa kerajaan ini telah memiliki peradaban yang tinggi dengan contoh adanya sebuah tempat pendidikan seperti sekolah dan Universitas yang di peruntukan bagi ribuan sarjana budha dari dalam dan luar negeri. Kota-kotanya juga dibangun dengan menggunakan bahan dari emas, perak dan perunggu, bahkan koin emas juga telah digunakan sebagai alat tukar menukar barang. Terdapat juga beberapa prasasti yang berbahasa Sansekerta seperti prasasti Kanton di Kanton (sebuah propinsi di Cina), prasasti Nalanda di India, dan prasasti Srilangka di Srilangka (dulu salah satu bagian dari Sriwijaya). Semuanya menjelaskan tentang keberadaan kerajaan ini. Sehingga dari bukti-bukti itu semua maka jelas sekali menunjukkan tingkat eksistensi, kemajuan dan kemakmuran yang pernah di miliki oleh kerajaan Sriwijaya ini.

Sungguh sebuah negara yang memiliki sejarah luar biasa dan membanggakan, bahkan akhir-akhir ini ada sebuah hasil penelitian yang menyebutkan bahwa “Atlantis is Indonesia”, salah satunya telah dikemukakan oleh seorang ilmuwan Brazil yang bernama Aryso Santos. Ia telah meneliti tentang Atlantis selama kurang lebih 30 tahun. Dan sebagai hasil akhirnya ia pun menyimpulkan bahwa kerajaan Atlantis yang telah lama dikenal bahkan sejak dari zaman Plato itu tiada lain berada di Nusantara yang sekarang menjadi negara Indonesia (baca tulisan “Peradaban Atlantis”http://oediku.wordpress.com/peradaban atlantis, “Indonesia dulunya adalah Atlantis?”http://oediku.wordpress.com/indonesia dulunya adalah atlantis?, Melacak peradaban Atlantis yang hilang ditelan waktu”http://oediku.wordpress. com/melacak peradaban atlantis yang hilang di telan waktu).

Seperti diketahui bersama bahwa Atlantis adalah sebuah bangsa yang telah mencapai kemajuan luar biasa dalam peradabannya. Kemajuan ini terlihat dengan diciptakannya sebuah pembangkit energi (yang dapat menghasilkan listrik) dari sebuah bola Kristal. Teknologi ini sangat maju karena untuk ukuran manusia sekarang saja masih belum mampu menciptakan teknologi yang serupa dengan ini, sebab masih diluar jangkauan berpikir dan teknologi yang ada. Selain itu, kendaraan yang mereka gunakan juga tidak kalah dengan yang dimiliki oleh manusia pada masa sekarang, mereka telah menggunakan jenis pesawat jet “semacam piring terbang” sebagai alat transportasi dan berperang. Mereka juga telah menggunakan nuklir sebagai persenjataannya.

sesi penelitian yang lain, ada bukti yang menunjukkan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia memang memiliki pengaruh kebudayaan dan peradaban yang sangat luas bahkan hingga menyeberangi luasnya samudra dan benua. Ini dapat dilihat dengan ditemukannya aksara jawa kuno pada sebuah prasasti batu di benua Amerika, tepatnya di tempat peninggalan bangsa Indian kuno (Maya) di Meksiko. Di Jerman dan Rusia juga ditemukan semacam monumen dari batu yang bertuliskan aksara jawa kuno. Dan masih banyak lagi yang dapat menunjukkan bahwa peradaban bangsa Indonesia di masa lalu telah tiba pada masa kejayaan umat manusia.

Seperti halnya keterangan sebelumnya, maka bagaimana bisa ada sebuah peninggalan tulisan jawa kuno (prasasti) di benua Amerika dan di negara Jerman bahkan Rusia, kalau bangsa Nusantara tidak pernah kesana? Atau minimal pengaruh yang dimiliki oleh bangsa Nusantara pada waktu itu memang menjadi acuan dan tolak ukur peradaban dunia, sehingga pengaruhnya sangat kuat di tempat (wilayah) belahan bumi yang lain. Ini sama dengan pada saat sekarang, dimana negara Amerika yang notabene adalah negara yang paling maju dalam teknologinya, paling kaya dalam ekonomi dan persenjataan sehingga membuat mereka dijadikan tolak ukur dan perbandingan bagi negara-negara lain di dunia.

Bahasa yang digunakan pun bisa dijadikan acuan pengaruh kemajuan yang dimiliki oleh sebuah kerajaan, negara atau bangsa. Seperti halnya sekarang bahasa Inggris yang notabene adalah bahasa yang digunakan oleh orang Amerika, karena kemajuan yang mereka miliki maka bahasa Inggris tersebut telah digunakan oleh hampir seluruh negara di dunia sebagai bahasa Internasional. Karena bahasa dan kemajuan yang dimiliki oleh Amerika itulah maka setiap produk dan tingkah laku mereka pun menjadi acuan dan telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Ini dapat dibuktikan dengan adanya komputer, internet dan beragam jenis software. Amerika lah yang menemukan teknologi itu sehingga tentu akan menggunakan bahasa meraka (Inggris) dan karena kebutuhan serta manfaat yang bisa diperoleh maka hingga saat ini produk dan pengaruh Amerika pun telah menyebar ke seluruh belahan dunia.
Sama halnya dengan bangsa Indonesia pada masa lalu, yaitu karena mereka telah memiliki kemajuan dan taraf kehidupan yang sangat maju bahkan menjadi pusat peradaban dunia, maka pengaruhnya pun bisa sampai ke belahan bumi yang jauh (Meksiko, Jerman, Rusia, dll). Ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya beberapa prasasti dan monumen yang bertuliskan aksara Jawa Kuno disana.

Jadi berdasarkan fakta-fakta ilmiah yang telah diterangkan oleh para ilmuwan dan semua penjelasan diatas, maka telah membuktikan bahwa Indonesia adalah sebuah wilayah (negara) yang sangat memiliki prospek dan potensi besar untuk sebuah kemajuan. Ini semua telah dibuktikan oleh nenek moyang kita dulu. Namun sekali lagi karena kesalahan dan keserakahan manusianya, ditambah lagi dengan adanya belenggu dari penjajahan kolonial selama lebih kurang 350 tahun, maka telah menjadikan bangsa Indonesia tiba pada masa kehancurannya pula.


Semoga kita selalu menjadikan kebaikan dan kebenaran adalah prinsip dan jalan hidup, agar kehidupan kita menjadi semakin baik pada setiap harinya. Wujudkan kreatifitasmu demi kemajuan bersama.

“Majulah bangsa ku, majulah rakyat ku dan jayalah Indonesia Raya”


sumber : http://cintanusantara.tumblr.com/post/1505785510/tentang-indonesiaku

STUDI KASUS TELEMATIKA

Jakarta - Kementerian Kominfo menegaskan, pelaku penyadapan yang terbukti bersalah bisa dikenakan hukuman sesuai UU Telekomunikasi No. 36/1999 dan UU Informasi dan Transaksi Elektronik No. 11/2008 dengan sanksi kurungan penjara maksimal 15 tahun.
Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, UU Telekomunikasi dan UU ITE dapat diberlakukan dimana pasal 40 dalam UU Telekomunikasi menyebutkan bahwa setiap orang dilarang melakukan kegiatan penyadapan atas informasi yang disalurkan melalui jaringan telekomunikasi dalam bentuk apapun.

"Pelanggaran tersebut (sesuai UU Telekomunikasi) berupa pidana penjara maksimal 15 tahun. Apalagi pelanggaran penyadapan menurut UU ITE maksimal 10 tahun penjara. Itu karena UU pasal 31 UU ITE melarang penyadapan. Sama halnya pasal 26 yang melarang untuk memata-matai data pribadi seseorang," jelas Gatot dalam perbincangan dengan detikINET.

Isu soal penyadapan belakangan ramai berhembus. Apalagi seperti diberitakan, salah satu yang dirumorkan menjadi alat untuk penyadapan adalah Satelit Palapa milik Indosat. Tak hanya itu, Menpora Roy Suryo yang sebelumnya dikenal sebagai pemerhati telematika pun dikabarkan pernah berhubungan dengan Badan Keamanan Nasional AS (NSA).

"Bahwasanya jaringan telekomunikasi baik yang berbasis penggunaan satelit maupun fiber optik, termasuk submarine cable, dapat disadap oleh pihak-pihak tertentu sudah bukan rahasia lagi secara universal. Itulah sebabnya, untuk meminimalisirnya di antaranya melalui penerapan sanksi tegas dalam kedua UU tersebut. Hal ini juga berlaku di banyak negara,” kata Gatot.

"Harapan Kominfo, jangan sampai ada pihak domestik yang turut memfasilitasi, baik perorangan maupun korporasi. Tidak hanya pidana hukumannya, tapi juga merupakan suatu pengkhianatan terhadap bangsa Indonesia," pungkasnya.

(Achmad Rouzni Noor II - detikinet - Kamis, 07/11/2013 17:15 WIB)



sumber : http://inet.detik.com/read/2013/11/07/171549/2406600/328/kominfo-hukuman-bagi-penyadap-15-tahun-penjara

TEKNOLOGI YANG TERKAIT DENGAN ANTAR MUKA TELEMATIKA

Teknologi yang terkait antar muka telematika
Sebelum membahas tentang fitur-fitur yang terdapat pada antamuka elematika, ada baiknya kita mengetahui pengertian dari antarmuka, CLI dan GUI sebagai berikut :
Antarmuka
Pengertian antarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical User Interface(GUI).

Command Line Interface(CLI)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.

Graphical User Interface(GUI)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).

Terdapat 6 fitur pada anatmuka telematika, yaitu sebagai berikut :

1. Head Up Display (HUD)

Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
Kini teknologi Head Up Display (HUD) juga diterapkan oleh industri otomotif di dunia, dan BMW menjadi pabrikan otomotif pertama yang meluncurkan produk massal dengan teknologi HUD di kaca depannya. Teknologi ini tak hanya memberi kenyamanan bagi pengemudi, melainkan juga keselamatan berkendara.
Pada saat mengemudi, seseorang dihadapkan pada banyak hal yang bisa berakibat pada berkurangnya perhatian terhadap situasi lalu-lintas. Umpamanya, pada saat memutar musik, mendengarkan radio, bercakap-cakap dengan penumpang, bahkan ketika pengemudi sekadar mengalihkan pandangannya ke arah dasbor. Perlu waktu satu detik bagi seorang pengemudi untuk melirik indikator kecepatan pada dasbor. Padahal dengan waktu satu detik pula, mobil pada kecepatan 50 kilometer per jam bisa meluncur sejauh 50 kaki.
Fakta lapangan seperti itulah yang mendasari industri otomotif terus berupaya meminimalkan resiko, dengan menciptakan sistem kontrol. Salah satunya, dengan Head-Up Display (HUD), yang memiliki prospek menjanjikan. Itu karena HUD mampu menampilkan informasi penting pada kaca depan, langsung pada area pandang pengemudi, hingga ia tak perlu lagi menunduk atau celingukan mengalihkan pandangannya dari jalan di depannya. Dengan memanfaatkan proyektor laser (laser projector), diharapkan kaca mobil depan nantinya bisa berfungsi sebagai layar monitor yang bisa menampilkan berbagai informasi berguna bagi pengendara.
Tidak sampai di situ, HUD juga diharapkan mampu menjadi alat bantu ketika mengemudi dalam kabut yang tebal atau kegelapan malam. Dengan tambahan beberapa sensor sonar dan kamera night vision, kaca depan mobil nantinya mampu menunjukkan area-area penting dari jalanan yang berada di depan mobil, seperti tepi jalan, rambu, dan objek yang melintas di depannya. Berikut merupakan contoh penggunaan HUD di masa depan.

Terdapat 5 Macam Teknologi HUD yaitu :
CRT (Cathode Ray Tube)
Hal yang sama untuk semua HUD adalah sumber dari gambar yang ditampilkan, CRT, yang dikemudikan oleh generator. Tanda generator mengirimkan informasi ke CRT berbentuk koordinat x dan y. Hal itu merupakan tugas dari CRT untuk menggambarkan koordinat senagai piksel, yaitu grafik. CRT membuat piksel dengan menciptakan suatu sinar elektonil, yang menyerang permukaan tabung (tube).
Refractive HUD
Dari CRT, sinar diproduksi secara paralel dengan sebuah lensa collimating. Sinar paralel tersebut diproyeksikan ke kaca semitrasnparan (kaca gabungan) dan memantul ke mata pilot. Salah satu keuntungan dari reaktif HUD adalah kemampuan pilot untuk menggerakkan kepalanya dan sekaligus melihat gambar yang ditampilkan pada kaca gabungan.
Reflective HUD
Kerugian dari HUD reflektif adalah akibatnya pada besarnya tingkat kompleksitas yang terlibat dalam meproduksi penggabungan lekungan dari segi materi dan rekayasa. Keuntungan besarnya adalah kemampuan pada peningkatan tanda brightness (terang), meminimalisir redaman cahaya dari pemandangan visual eksternal dan adanya kemungkinan untuk menghemat ruang di kokpit, karena lensa collimating yang tidak diperlukan.
System Architecture
HUD komputer mengumpulkan informasi dari sumber – sumber seperti IRS (Inertial Reference System), ADC (Air Data Computer), radio altimeter, gyros, radio navigasi dan kontrol kokpit. Diterjemahkan ke dalam koordinat x dan y, komputer HUD selanjutnya akan menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk hal apa yang akan ditampilkan pada HUD ke generator simbol. Berdasarkan informasi ini, generator simbol menghasilkan koordinat yang diperlukan pada grafik, yang akan dikirmkan ke unit display (CRT) dan ditampilkan sebagai simbol grafik pada permukaan tabung.
Kebanyakan HUD militer mudah memberikan atau melewatkan isyarat kemudi FD melalui generator simbol. HUD memperhitungkan isyarat kemudi pada komputer HUD dan hal tersebut membuatnya sebagai sistem ‘standalone’. Sipil HUD merupakan fail-passive dan mencakup pemeriksaan internal yang besar mulai dari data sampai pada simbol generator. Kebanyakan perselisihan perhitungan dirancang untuk mencegah data palsu tampil.
Display Clutter
Salah satu perhatian penting dengan simbologi HUD adalah kecenderungan perancang untuk memasukkan data terlalu banyak, sehingga menghasilkan kekacauan tampilan. Kekacauan tampilan ini jauh dari eksklusif untuk HUD, tetapi hal ini sangat kritis pada saat melihat ke arah tampilan. Setiap simbologi yang tampil pada sebuah HUD harus melayani atau memiliki sebuah tujuan dan mengarahkan peningkatan performa. Kenyataannya, bukan piksel tunggal yang dapat menerangi kecuali dia secara langsung mengarahkan pada penigkatan. Prinsip yang diterapkan pada perancangan HUD adalah ‘ketika dalam keraguan, tinggalkan saja’.

Generasi-Generasi HUD
HUDs dibagi menjadi empat generasi mencerminkan teknologi yang digunakan untuk menghasilkan gambar.

* Generasi Pertama-Menggunakan CRT untuk menghasilkan sebuah gambar pada layar fosfor, memiliki kelemahan dari lapisan fosfor layar merendahkan dari waktu ke waktu.

* Generasi Kedua-Menggunakan LED, yang dimodulasi oleh layar LCD untuk menampilkan gambar. Sistem ini tidak memudar atau memerlukan tegangan tinggi.

* Generasi Ketiga-Menggunakan panduan gelombang optik untuk menghasilkan gambar secara langsung pada Combiner daripada menggunakan sistem proyeksi.

* Generasi Keempat-Menggunakan laser scanning untuk menampilkan gambar dan bahkan gambar video pada media transparan yang jelas.
Contoh penggunaan HUD dalam automotife :

Automobile
General Motors mulai menggunakan display head-up pada tahun 1988 dengan layar warna, pertama muncul pada tahun 2001 pada Corvette. Pada tahun 2003, BMW menjadi produsen Eropa pertama yang menawarkan HUDs. Menampilkan menjadi semakin tersedia dalam mobil produksi, dan biasanya menawarkan speedometer, tachometer, dan menampilkan sistem navigasi. Tampilan malam pun juga ditampilkan melalui HUD di General Motors tertentu, Honda, Toyota dan kendaraan Lexus. Manufaktur lainnya seperti Citroen, Saab, dan Nissan saat ini menawarkan beberapa bentuk sistem HUD. HUDs Sepeda Motor helm juga tersedia secara komersial.
HUD digunakan untuk mempermudah pengguna dalam menavigasikan kendaraan nya dengan baik dan agar memnimimalkan jumlah terjadinya kelakaan saat berkendaraan, seperti contoh nya apabila seorang pengendara sedang mengedarai kendaraan dengan kecepatan 100 km / jam ingin mengalih kan pandangan nya walaupun hanya 1 detik itu dapat ber akibat fatal karena dalam 1 detik itu mobil sudah melaju sejauh 27 meter.
Fakta lapangan seperti itulah yang mendasari industri otomotif terus berupaya meminimalkan resiko, dengan menciptakan sistem kontrol. Salah satunya, dengan Head-Up Display (HUD), yang memiliki prospek menjanjikan. Itu karena HUD mampu menampilkan informasi penting pada kaca depan, langsung pada area pandang pengemudi, hingga ia tak perlu lagi menunduk atau celingukan mengalihkan pandangannya dari jalan di depannya. Dengan memanfaatkan proyektor laser (laser projector), diharapkan kaca mobil depan nantinya bisa berfungsi sebagai layar monitor yang bisa menampilkan berbagai informasi berguna bagi pengendara.

2. Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.
Sebuah contoh nyata adalah Marmer UI Answering Machine oleh Durrell Uskup (1992). Sebuah kelereng mewakili satu pesan yang ditinggalkan di mesin penjawab. Menjatuhkan marmer ke piring diputar kembali pesan atau panggilan terkait kembali pemanggil.
Contoh lain adalah sistem Topobo. Balok-balok dalam LEGO Topobo seperti blok yang dapat bentak bersama, tetapi juga dapat bergerak sendiri menggunakan komponen bermotor. Seseorang bisa mendorong, menarik, dan memutar blok tersebut, dan blok dapat menghapal gerakan-gerakan ini dan diulang mereka.
Pelaksanaan lain memungkinkan pengguna untuk membuat sketsa gambar di atas meja sistem dengan pena yang benar-benar nyata. Menggunakan gerakan tangan, pengguna dapat mengkloning gambar dan peregangan dalam sumbu X dan Y akan hanya sebagai salah satu program dalam cat. Sistem ini akan mengintegrasikan kamera video dengan gerakan system pengakuan.
Contoh lain adalah logat, pelaksanaan TUI membantu membuat produk ini lebih mudah diakses oleh pengguna tua produk. 'teman' lewat juga dapat digunakan untuk mengaktifkan interakasi yang berbeda dengan produk.
Beberapa pendekatan telah dilakukan untuk membangun middleware untuk TUI generik. Mereka sasaran menuju kemerdekaan aplikasi domain serta fleksibilitas dalam hal teknologi sensor yang digunakan. Sebagai contoh, Siftables menyediakan sebuah platform aplikasi yang sensitif menampilkan gerakan kecil bertindak bersama-sama untuk membentuk antar muka manusia – computer.
Dukungan kerjasama TUIs harus mengizinkan distribusi spasial, kegiatan asynchronous, dan modifikasi yang dinamis, TUI infrastruktur, untuk nama yang paling menonjol. Pendekatan ini menyajikan suatu kerangka kerja yang didasarkan pada konsep ruang tupel LINDA untuk memenuhi persyaratan ini. Kerangka kerja yang dilaksanakan TUI untuk menyebarkan teknologi sensor pada semua jenis aplikasi dan aktuator dalam lingkungan terdistribusi.

3. Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.
Sebagai disiplin teknologi, Computer Vision berusaha untuk menerapkan teori dan model untuk pembangunan sistem visi komputer.
Contoh aplikasi dari visi komputer mencakup sistem untuk:
•          Pengendalian proses (misalnya, sebuah robot industri atau kendaraan otomatis).
•          Mendeteksi peristiwa (misalnya, untuk pengawasan visual atau menghitung orang).
•          Mengorganisir informasi (misalnya, untuk pengindeksan database foto dan gambar urutan).
•         Modeling benda atau lingkungan (misalnya, inspeksi industri, analisis citra medis atau model  topografi).
•         Interaksi (misalnya, sebagai input ke perangkat untuk interaksi manusia komputer).

4. Browsing Audio Data
Browsing Audio Data Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan
yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP
kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut ; Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP. Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS (Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi. Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.
Beberapa contoh web browser adalah mozilla, internet explorer, google, chrome dll.

5. Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau
Pengenal suara komputer (computer speech recognition).Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari
pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan.
Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.

implementasi Speech Recognition
Hardware yang dibutuhkan dalam implementasi Speech Recognition :
Sound card : Merupakan perangkat yang ditambahkan dalam suatu Komputer yang
fungsinya sebagai perangkat input dan output suara untuk mengubah sinyal elektrik,
menjadi analog maupun menjadi digital.
Microphone : Perangkat input suara yang berfungsi untuk mengubah suara yang
melewati udara, air dari benda orang menjadi sinyal elektrik.
Komputer atau Komputer Server : Dalam proses suara digital menterjemahkan
gelombang suara menjadi suatu simbol biasanya menjadi suatu nomor biner yang dapat
diproses lagi kemudian diidentifikasikan dan dicocokan dengan database yang berisi
berkas suara agar dapat dikenali.

Contoh Implementasi teknologi Speech Recognition :
Saat ini pada tahun 2010 Microsoft windows vista dan windows 7 , speech
recognition telah disertakan dalam system operasinya . sebagaimana fungsi dari speech
recognition menterjemahkan pengucapan kata – kata kedalam bentuk teks
digital. Salah satu implementasi speech recognition adalah pada konfrensi PBB dimana
seluruh Negara tergabung dalam keanggotaan nya , fungsi speech recognition dalam
hal ini menterjemahkan bahasa pembicara dari suatu Negara kedalam bahasa yang
dipahami pendengar . Contoh penggunaan lain speech recognition adalah Perawatan
kesehatan.
Dalam perawatan kesehatan domain, bahkan di bangun meningkatkan teknologi
pengenalan suara, transcriptionists medis (MTs) belum menjadi usang. Layanan yang
diberikan dapat didistribusikan daripada diganti. Pengenalan pembicaraan dapat
diimplementasikan di front-end atau back-end dari proses dokumentasi medis. Front-
End SR adalah salah satu alat untuk mengidentifikasi kata-kata yang ucapkan dan
ditampilkan tepat setelah mereka berbicara Back-End SR atau SR tangguhan adalah di
mana penyedia menentukan menjadi sebuah sistem dikte digital, dan suara yang
diarahkan melalui pidato-mesin pengakuan dan draft dokumen diakui dirutekan
bersama dengan file suara yang asli ke MT / editor, yang mengedit draft dan
memfinalisasi laporan. Ditangguhkan SR sedang banyak digunakan dalam industri saat
ini.
Banyak aplikasi Electronic Medical Records (EMR) dapat menjadi lebih efektif dan
dapat dilakukan lebih mudah bila digunakan dalam hubungannya dengan pengenalan
mesin bicara. Pencarian, query, dan pengisian formulir semua bisa lebih cepat untuk
melakukan dengan suara dibandingkan dengan menggunakan keyboard.

6. Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebagai contoh yaitu sebuah sistem text to speech(TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.

sumber :
http://noviaasti.blogspot.com/2012/11/head-up-display-system-hud.html
http://unywahyuni.blogspot.com/2011/11/head-up-display-system.html
http://nda-kamal.blogspot.com/2011/11/speech-recognition.html

https://freezcha.wordpress.com/2010/11/16/browsing-audio-data/

SEPUTAR UNIVERSITAS GUNADARMA

Nama Gunadarma adalah nama yang diambil dari pendiri bangunan yang merupakan salah satu dari keajaiban dunia, yaitu Candi Borobudur. Pendiri candi Borobudur adalah yang bernama Gunadarma.
Universitas Gunadarma memiliki banyak sekali fitur-fitur atau menu layanan dalam situs websitenya, diantaranya adalah:

1.      Student Locker atau Student Site

Menu layanan ini digunakan untuk para mahasiswa yang telah menjadi mahasiswa di Universitas Gunadarma dan setiap mahasiswanya WAJIB untuk membuat Student Locker atau Student Site ini. Karena melalui Student Locker inilah para mahasiswa bisa mengirimkan hasil tugas atau tulisannya ke para dosen dan bahkan melalui Student Locker mahasiswa bisa mengetahui nilai IPK dan DNS selama kuliah di Universitas Gunadarma dan ini sangat membantu mahasiswa Gunadarma.

http://studentsite.gunadarma.ac.id/

2.      BAAK Online

BAAK (Biro Administrasi Akademik) Online adalah menu layanan yang digunakan untuk mengetahui jadwal kuliah selama kuliah di Universitas Gunadarma. Melalui menu layanan ini, mahasiswa juga bisa mengambil cuti akademik. Tidak hanya itu, melalui menu layanan ini, mahasiswa bisa menggunakan layanan untuk pindah kelas (pindah lokasi/waktu kuliah), pindah jurusan, dan untuk ujian susulan.

http://baak.gunadarma.ac.id/

3.      PSMA Online

PSMA (Pengembangan Sistem Manajemen Akademik) Online adalah menu layanan yang digunakan mahasiswa Gunadarma untuk pembuatan KRS (Kartu Rencana Studi) dan daftar ulang.

4.      BAPSI

BAPSI (Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi) adalah menu layanan yang bisa digunakan mahasiswa Gunadarma untuk mencari sistem informasi yang ada di kampus Universitas Gunadarma.

http://bapsi.gunadarma.ac.id/

5.      UG Wartawarga

UG (Universitas Gunadarma) Wartawarga adalah menu layanan yang digunakan oleh mahasiswa dan dosen Universitas Gunadarma untuk memposting informasi apapun dari blog mereka yang berkaitan tentang kampus.

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/

6.      UG Community

UG Community adalah menu layanan yang bisa digunakan untuk mahasiswa Universitas Gunadarma yang berisi komunitas-komunitas yang ada di Universitas Gunadarma.

http://community.gunadarma.ac.id/

7.     UGpedia

UGpedia adalah menu layanan yang bisa digunakan oleh mahasiswa Universitas Gunadarma untuk mencari informasi tentang seputar Universitas Gunadarma. Bisa dibilang ini adalah “Wikipedia”nya tentang Universitas Gunadarma.

http://ugpedia.gunadarma.ac.id/

Dan masih banyak lagi menu layanan yang diberikan oleh Universitas Gunadarma, diantaranya:

Perpustakaan (http://library.gunadarma.ac.id/)
e-Learning (http://elearning.gunadarma.ac.id/)
V-Class (http://v-class.gunadarma.ac.id/)
SAP (http://sap.gunadarma.ac.id/)
Seminar (http://seminar.gunadarma.ac.id/)
Help Desk (http://helpdesk.gunadarma.ac.id/)
Karir (http://career.gunadarma.ac.id/)
Student Portofolio (http://student.gunadarma.ac.id/)

UNIVERSITAS GUNADARMA (http://www.gunadarma.ac.id/)

Rabu, 22 Oktober 2014

PENGANTAR TELEMATIKA

TELEMATIKA
         Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika, dimana telematika itu sendiri merupakan adopsi dari bahasa Perancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi.Istilah ini pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya yang berjudul L'informatisation de la Societe. Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
         Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan informatika. Senada dengan pendapat pemerintah, telematika diartikan sebagai singkatan dari tele = telekomunikasi, ma = multimedia, dan tika = informatika. Mengacu kepada penggunaan dikalangan masyarakat telematika Indonesia (MASTEL), istilah telematika berarti perpaduan atau pembauran (konvergensi) antara teknologi informasi (teknologi komputer), teknologi telekomunikasi, termasuk siaran radio maupun televisi dan multimedia.

Fungsi Telematika:
Selaras dengan pengertian telematika sebagai sarana komuikasi jarak jauh, maka fungsi dari telematika antara lain :
Penyampai informasi. Telematika digunakan sebagai penyampai informasi agar orang yang melakukan Komunikasi menjadi lebih berpengetahuan dari sebelumnya. Bertambahnya pengetahuan manusia akan meningkatan keterampilan hidup, menambah kecerdasan, meningkatkan kesadaran dan wawasan.
Sarana Kontak sosial hidup bermasyarakat. Interaksi sosial menimbulkan kebersamaan, keakraban, dan kesatuan yang akan melahirkan kerjasama. Telematika menjadi penghubung diantara peserta kerjasama tersebut, walaupun mereka tersebar dimana-mana. Telematika menjembatani proses interaksi sosial dan kerjasama sehingga menghasilkan jasa yang memiliki nilai tambah dibanding hasil perseorangan.
Awal Lahirnya Telematika
Telematika pada awalnya dikembangkan di sisi internet. Ketika komputer tersebar luas, kebutuhan akan suatu cara mudah untuk menukar data tumbuh berkembang. Ini adalah ketika teknologi telekomunikasi telah digunakan untuk menghubungkan antar komputer dan kemudian telematika dilahirkan. Telematika adalah jawaban atas keprihatinan yang terjadi pada tahun 1976 di Perancis, yang ketika itu perkembangan aplikasi komputer telah mengubah organisasi ekonomi dan sosial masyarakat.

Sejarah Perkembangan Telematika di Indonesia

Perkembangan telematika di Indonesia mengalami tiga periode berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan akhir tahun 1980-an. Periode kedua disebut pengenalan, rentang waktunya adalah tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000.

Periode Rintisan Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikanpun jauh dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon, saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunaannya masih terbatas.
Periode Pengenalan Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu.
Periode Aplikasi Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menanggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik, selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan teleconference melalui 3G. Teknologi komputer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada cafe dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.
Trend Telematika Ke Depan
      Seiring berkembangnya kemajuan teknologi yang semakin pesat, mengharuskan masyarakat untuk bisa mengikuti perkembangan teknologi yang telah ada. Mengenai trend ke depan Telematika, itu merupakan kebebasan individu untuk mengembangkan dan menjadikannya sebagai suatu trend (walau sesaat) di dalam masyrakat. Yang pasti dalam proses perkembangannya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan tidak melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat. Sehingga tidak merugikan pihak lain dan tidak menguntungkan diri sendiri (egois). Sehingga trend ke depan telematika dapat menjadi suatu trend yang dapat diterima dan dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik dari kalangan atas maupun dari kalangan bawah.

      Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya. Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.

Ada lima kelompok industry yang berperan besar dalam perkembangan trend telematika ke depan, diantaranya:
Infrastruktur Telekomunikasi (biasanya resiko bisnis paling besar)
Infrastruktur Internet (biasanya resiko bisnis sedang & rendah)
Hosting service (biasanya resiko bisnis rendah)
Transaction type service (biasanya resiko bisnis rendah)
Content / knowledge producer (biasanya resiko bisnis rendah)


Jadi, berdasarkan pengertian-pengertian di atas, dapat ditarik kesimpulan tentang telematika sebagai berikut:
       Telematika adalah sarana komunikasi jarak jauh melalui media elektromagnetik. Kemampuannya adalah mentransmisikan sejumlah besar informasi dalam sekejap, dengan jangkauan seluruh dunia, dan dalam berbagai cara, yaitu dengan perantaan suara (telepon,musik), huruf, gambar dan data atau kombinasi-kombinasinya. Teknologi digital memungkinkan hal tersebut terjadi. Jasa telematika ada yang diselenggarakan untuk umum (online, internet), dan ada pula untuk keperluan kelompok tertentu atau dinas khusus (intranet).Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa telematika merupakan teknologi komunikasi jarak jauh, yang menyampaikan informasi satu arah, maupun timbal balik, dengan sistem digital.

Sumber:
http://www.scribd.com/doc/9966434/perkembangan-Telematika-Di-Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
http://dee-x-cisadane.webs.com/apps/blog/show/19169220-sejarah-penerapan-dan-perkembangan-trend-telematika-ke-depan
http://uzi-online.blogspot.com/2012/10/definisi-perkembangan-dan-trend-kedepan.html

http://ramozpratama.blogspot.com/2013/11/definisi-pengantar-telematika.html